Disusun oleh
Nama: ACHMAD SAFI’I (01)
ANGGIT R
(09)
ARY AKHYAR (11)
ANGGA .P. (07)
Kelas : X-TKJ 3
SMK TUNAS HARAPAN PATI
TAHUN PELAJARAN
2015/2016
Anda tau kain perca? Ya, kain sisa
potongan yang sudah tidak terpakai itu, ternyata masih bisa dimanfaatkan loh.
Bahkan ditangan si kreatif, kain perca dapat disulap menjadi barang-barang
kerajinan yang trendi dan tentunya bermanfaat. Membuat kerajinan kain perca,
ternyata tidak serumit yang kita bayangkan, cukup sedikit ketelitian dan
kreatifitas kita saja.
Kain perca merupakan sisa kain dari
proses penjahitan. Sepintas kain sisa ini adalah kain yang tidak memiliki
manfaat, tapi sebenarnya sisa kain ini dapat dimanfaatkan menjadi suatu produk
yang berguna. Daripada terbuang menjadi sampah lebih baik digunakan sebagai
barang yang lebih berguna. Kain perca ini dapat dimanfaatkan menjadi
barang-barang kerajinan tangan seperti tas, sarung bantal, ataupun
produk-produk yang lain.
Usaha ini bergerak dalam bidang industri rumah tangga, pada dasarnya didirikan
bertujuan untuk mencari keuntungan serta untuk memenuhi kebutuhan atau
permintaan konsumen akan suatu produk yang berkualitas dan bermutu.
Sedangkan penciptaan kualitas dan mutu yang baik dengan biaya yang rendah
adalah syarat utama jika menginginkan keuntungan yang terus meningkat
B.
Tujuan
Bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada para siswa sehingga
nantinya dapat meningkatkan kreatifitas dan produktivitas para siswa.
Dengan
harapan remaja menghasilkan produk yang memiliki nilai jual dan
seni.
Memberikan
keterampilan kepada siswa sehingga nantinya bisa digunakan untuk penghasilan tambahan keluarganya.
Kerajinan kain perca sebenarnya sudah cukup lama dikenal di Indonesia dan juga termasuk
ke dalam kerajinan seni tradisional. Awalnya kerajinan perca di Indonesia
kurang diminati. Karena pembuatannya yang berbahan dasar limbah perca,
kerajinan ini menjadi dipandang sebelah mata.
Namun, seiring dengan semakin meningkatnya daya kreatifitas dan kualitas bahan yang digunakan oleh para pengrajin, saat ini kerajinan ini semakin populer. Ada banyak sekali orang yang ingin memiliki dan juga mempelajari seni kerajinan ini. Barang-barang hasil kerajinannya pun semakin beragam dan bernilai jual cukup tinggi.
Kerajinan kain ini juga menjadi salah satu kerajinan yang diminati para ibu rumah tangga dan remaja putri untuk dipelajari. Sudah banyak kelompok-kelompok kreatif yang khusus mengerjakan berbagai kerajinan kain ini dan menjualnya.
Bahkan, tidak sedikit dari kelompok-kelompok tersebut yang sukses menciptakan kerajinan berkualitas dan bernilai seni tinggi hingga dapat menembus pasar internasional. Jadi, kerajinan ini juga bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi para ibu rumah tangga, remaja putri atau siapa saja yang memiliki bakat dan minat di bidang jahit-menjahit.
Jika Anda tertarik dengan dunia kreasi kerajinan kain perca, Anda juga bisa belajar membuat dan menghasilkan karya yang tidak kalah berkualitas. Anda bisa mulai belajar dari teknik-teknik dasar terlebih dahulu dan kemudian mulai mengembangkan kreasi setelah anda cukup mahir.
Untuk mempelajari kerajinan perca ini, Anda bisa belajar secara otodidak dengan membaca berbagai buku panduan yang bisa ditemukan di berbagai toko buku, baik online maupun offline. Selain itu, Anda juga bisa belajar langsung dari para pengrajin kain perca yang saat ini sudah cukup banyak yang membuka kursus kerajinan perca untuk umum.
Namun, seiring dengan semakin meningkatnya daya kreatifitas dan kualitas bahan yang digunakan oleh para pengrajin, saat ini kerajinan ini semakin populer. Ada banyak sekali orang yang ingin memiliki dan juga mempelajari seni kerajinan ini. Barang-barang hasil kerajinannya pun semakin beragam dan bernilai jual cukup tinggi.
Kerajinan kain ini juga menjadi salah satu kerajinan yang diminati para ibu rumah tangga dan remaja putri untuk dipelajari. Sudah banyak kelompok-kelompok kreatif yang khusus mengerjakan berbagai kerajinan kain ini dan menjualnya.
Bahkan, tidak sedikit dari kelompok-kelompok tersebut yang sukses menciptakan kerajinan berkualitas dan bernilai seni tinggi hingga dapat menembus pasar internasional. Jadi, kerajinan ini juga bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi para ibu rumah tangga, remaja putri atau siapa saja yang memiliki bakat dan minat di bidang jahit-menjahit.
Jika Anda tertarik dengan dunia kreasi kerajinan kain perca, Anda juga bisa belajar membuat dan menghasilkan karya yang tidak kalah berkualitas. Anda bisa mulai belajar dari teknik-teknik dasar terlebih dahulu dan kemudian mulai mengembangkan kreasi setelah anda cukup mahir.
Untuk mempelajari kerajinan perca ini, Anda bisa belajar secara otodidak dengan membaca berbagai buku panduan yang bisa ditemukan di berbagai toko buku, baik online maupun offline. Selain itu, Anda juga bisa belajar langsung dari para pengrajin kain perca yang saat ini sudah cukup banyak yang membuka kursus kerajinan perca untuk umum.
Kerajinan
kain perca merupakan salah satu kerajinan yang menjadi bagian dari dunia
jahit-menjahit. Kerajinan ini dibuat dengan menggunakan bahan yang tergolong
limbah, yaitu bermacam-macam kain perca. Kain ini digunakan untuk membuat
sebuah karya kerajinan yang indah dan bahkan memiliki nilai seni tinggi.
Caranya adalah dengan memotong-motong beragam kain sisa menjadi berbagai bentuk, kemudian menggabungkan potongan-potongan tersebut dengan menjahitnya kembali. Tentunya perpaduan warna dan pola kain juga harus diperhatikan agar bisa tercipta sebuah kerajinan perca yang indah.
Kerajinan *kain perca* saat ini sudah menjadi salah satu kerajinan yang paling dikagumi dan diminati oleh banyak orang Indonesia, bahkan juga di seluruh dunia. Awalnya kerajinan ini merupakan salah satu kerajinan tradisional. Namun, sekarang kerajinan ini malah menjadi salah satu tren baru di dunia kerajinan.
Ini disebabkan oleh adanya sentuhan-sentuhan kontemporer yang diberikan pada kreasi-kreasi baru yang tercipta. Sekarang, kita bisa menemukan kerajinan kain ini dalam beragam jenis kreasi serta pola yang indah dan bernilai seni tinggi seperti bed cover, taplak meja cantik, baju, tas, sajadah, hiasan dinding, dan lain sebagainya.
Seni Kerajinan Perca merupakan perpaduan antara seni tradisional dan kontemporer. Kerajinan Perca merupakan gabungan dua lembar kain yang tengahnya diisi dengan bahan penghangat batting dari silikon. Lapisan atas kerajinan perca bisa terdiri dari gabungan atau salah satu dari patch work atau aplikasi. Ketiga lapisan berbentuk sandwhich dijahit dengan jahitan mesin atau tangan (Delujur).
Kerajinan kain perca termasuk kerajinan yang paling tua. Teknik penggabungan berbagai
macam potongan kain untuk menciptakan motif unik dan satu kain lebar baru
ternyata sudah tercipta sejak ribuan tahun yang lalu.
Bukti sejarah menunjukkan bahwa kerajinan perca sudah ada sejak zaman Mesir Kuno dan Cina kuno sekitar 5000 tahun yang lalu. Di masa abad pertengahan, kerajinan perca juga digunakan oleh berbagai bangsa untuk melapisi baju perang para prajurit mereka yang terbuat dari baja.
Semakin lama, teknik kerajinan kain perca semakin berkembang. Di abad XI hingga abad XIII, orang-orang di Eropa sudah mulai menggunakan teknik kerajinan ini untuk membuat berbagai kebutuhan rumah tangga, termasuk selimut, baju, dan lain sebagainya. Hal ini seiring dengan perubahan cuaca yang menjadi semakin dingin.
Kemudian, kreasi dan motif -motif baru dalam kerajinan kain ini juga semakin berkembang hingga menjadi salah satu kesenian yang indah. Tradisi pembuatan kerajinan perca ini kemudian tersebar ke seluruh dunia karena dibawa oleh para pengembara dan musafir.
Seiring dengan berjalannya waktu dan tersebarnya seni kerajinan perca ke penjuru dunia, semakin banyak pula kreasi dan motif penggabungan kain yang tercipta. Semula kerajinan ini diciptakan hanya untuk menggabungkan beberapa potongan kain dan membuat pakaian yang lebih bisa menghangatkan.
Tujuan pembuatannya semakin berkembang dan lebih bernilai seni tinggi. Bahkan sekarang, pembuatan kerajinan kain perca tidak hanya dengan tujuan pemanfaatan limbah kain saja. Kerajinan perca juga dibuat dengan tujuan kenyamanan dan keindahan si pemakai.
Cukup banyak juga para pengrajin kerajinan perca yang menggunakan 100% bahan baru yang dipotong-potong. Potongan kain tersebut kemudian dibentuk kembali dengan teknik kerajinan kain ini sehingga hasilnya lebih berkualitas, baik dari segi kenyamanan maupun nilai estetikanya. Bahkan motif perca juga sering menjadi ide para desainer untuk menciptakan karya-karya unik dan indah yang baru.
Bukti sejarah menunjukkan bahwa kerajinan perca sudah ada sejak zaman Mesir Kuno dan Cina kuno sekitar 5000 tahun yang lalu. Di masa abad pertengahan, kerajinan perca juga digunakan oleh berbagai bangsa untuk melapisi baju perang para prajurit mereka yang terbuat dari baja.
Semakin lama, teknik kerajinan kain perca semakin berkembang. Di abad XI hingga abad XIII, orang-orang di Eropa sudah mulai menggunakan teknik kerajinan ini untuk membuat berbagai kebutuhan rumah tangga, termasuk selimut, baju, dan lain sebagainya. Hal ini seiring dengan perubahan cuaca yang menjadi semakin dingin.
Kemudian, kreasi dan motif -motif baru dalam kerajinan kain ini juga semakin berkembang hingga menjadi salah satu kesenian yang indah. Tradisi pembuatan kerajinan perca ini kemudian tersebar ke seluruh dunia karena dibawa oleh para pengembara dan musafir.
Seiring dengan berjalannya waktu dan tersebarnya seni kerajinan perca ke penjuru dunia, semakin banyak pula kreasi dan motif penggabungan kain yang tercipta. Semula kerajinan ini diciptakan hanya untuk menggabungkan beberapa potongan kain dan membuat pakaian yang lebih bisa menghangatkan.
Tujuan pembuatannya semakin berkembang dan lebih bernilai seni tinggi. Bahkan sekarang, pembuatan kerajinan kain perca tidak hanya dengan tujuan pemanfaatan limbah kain saja. Kerajinan perca juga dibuat dengan tujuan kenyamanan dan keindahan si pemakai.
Cukup banyak juga para pengrajin kerajinan perca yang menggunakan 100% bahan baru yang dipotong-potong. Potongan kain tersebut kemudian dibentuk kembali dengan teknik kerajinan kain ini sehingga hasilnya lebih berkualitas, baik dari segi kenyamanan maupun nilai estetikanya. Bahkan motif perca juga sering menjadi ide para desainer untuk menciptakan karya-karya unik dan indah yang baru.
Kain
perca memiliki sejarah yang panjang, bahkan telah ditemukan ribuan tahun yang
lalu. Bangsa Cina dan Mesir Kuno melapisi baju perangnya yang terbuat dari besi
dari kain perca.
Pada tahun
1100 sampai 1300 kain perca dipakai untuk membuat selimut, baju, dll untuk
melindungi tubuh dari dinginnya musim dingin di Eropa.Setelah abad tersebut,
perca mulai menyebar ke seluruh dunia.
Seni Kerajinan
Perca atau Quilting sudah ada sejak abad ke-19 di USA, Mesir, China dan
Eropa. Sekarang sudah menyebar ke seluruh dunia. Walaupun di Indonesia
seni kerajinan perca sudah ada sejak dulu, beberapa tahun belakangan
ini mulai berkembang menjadi kesenian modern. Paduan warna dan bahan katun yang
nyaman dipakai ini mulai menghiasi butik-butik mahal di kota besar di
Indonesia.
Ada
beberapa bentuk guntingan yang biasa dibuat dalam mempersiapkan
potongan-potongan kain dalam kerajinan ini. Hal ini dilakuakn sebelum
digabungkan dan dijahit kembali secara detil dan rapih.
a. Bentuk Segitiga
Potongan
kain dipotong menjadi bentuk segitiga dengan beragam ukuran, potongan kain
segitiga banyak dipakai untuk membentuk motif sisik, rumput, dll. Bentuk ini
adalah bentuk yang paling sederhana.
b. Bentuk Persegi
Bentuk
persegi ataupun bentuk persegi panjang, cocok bagi para pemula. Mengapa? Karena
bentuk ini juga sama mudahnya dengan segitiga untuk dipotong, bentuk persegi
ini bisa dipakai dalam berbagai motif seperti papan catur, dll.
c. Bentuk Geometri
lainnya
Selain
bentuk persegi dan segitiga, masih banyak lagi bentuk geometri lainnya seperti
segi lima, segi enam, dll. Semakin banyak sisinya maka semakin sulit untuk
dipotong, contoh bentuk yang diaplikasikan untuk motif adalah segi delapan
untuk motif sarang lebah, dll.
d. Bentuk Manusia,
Hewan dan Tumbuhan
Biasanya
bentuk ini dipakai sebagai pemanis, tapi banyak juga yang memakai bentuk ini
untuk motif utama. Bentuknya yang lucu dan bervariatif membuat banyak orang
menyukai bentuk yang satu ini.
Kerajinan kain ini bisa dibuat dengan dijahit menggunakan mesin jahit ataupun tangan. Semakin kecil dan tidak teraturnya potongan kain yang disediakan, maka semakin sulit pula cara menggabungkannya. Misalnya untuk membuat kerajinan perca dengan potongan-potongan kain berbentuk segi empat.
Pola yang paling sederhana yang bisa Anda buat yaitu pola seperti papan catur yang berwarna-warni kontras. Anda juga bisa menggabungkan potongan-potongan kain tersebut membentuk pola zig zag, bintang, dan sebagainya.
Pusatkan beberapa detil di bagian tengah kerajinan dengan warna kontras sehingga bisa menjadi lebih menarik. Kemudian Anda juga bisa membuat semacam frame yang juga terbuat dari potongan kain dengan warna berbeda sehingga polanya terlihat.
Banyak
orang yang tidak tahu bahwa kain perca sangat bermanfaat, terutama kain perca
batik khususnya. Biasanya setelah sehelai kain selesai dijahit atau dibuat
pakaian, sisanya akan terbuang sia-sia. Padahal sisa-sisa kain itu masih bisa
dimanfaatkan menjadi bermacam-macam kerajinan yang fungsional.
Ada
beberapa jenis kain perca batik yang masing-masing berbeda jenis bahan. Dua
diantaranya yang paling banyak adalah jenis kain batik dari bahan katun dan
sunwosh.
Kain
perca batik bisa dimanfaatkan menjadi beberapa bentuk kerajinan yang fungsional
dan bernilai jual, misalnya :Tas, Sandal, Taplak meja, Sprei, sarung bantal dan
sarung guling, Tudung saji dan tutup gelas, Bros, Keset, Rok atau
daster, dan lain-lain.
Memanfaatkan
kain perca sebagai bahan baku utama pembuatan aneka kerajinan ternyata bisa
menjadi salah satu peluang bisnis yang sangat menguntungkan. Dari kain sisa
jahitan yang awalnya tidak bernilai, bisa dikreasikan menjadi berbagai macam
produk kerajinan yang memiliki fungsi dan harga jual cukup tinggi.
Dengan
memproduksi aneka macam produk kerajinan kain perca, tentunya Anda bisa
membidik pangsa pasar yang cukup luas. Sebut saja produk kebutuhan rumah tangga
seperti bed cover, sprei, keset, dan lain-lainbisa Anda pasarkan untuk kalangan
ibu-ibu. Sedangkan untuk produk boneka, kotak pensil, tas, dan dompet handpone,
bisa Anda tujukan untuk konsumen anak-anak maupun kaum remaja.
Untuk
memulai bisnis kerajinan kain perca, ada beberapa persiapan yang harus Anda
perhatikan :
1. Pertama-tama
tentukan ide dan desain produk yang akan Anda produksi. Sesuaikan desain yang
Anda buat dengan target pasar yang ingin Anda bidik. Contohnya saja desain
warna-warni cerah untuk konsumen anak-anak dan remaja, sedangkan untuk konsumen
ibu-ibu bisa memilih desain yang lebih simpel dengan warna yang lebih kalem.
2. Perluas
pengetahuan dan kemampuan Anda dengan membaca buku-buku kreasi perca maupun
searching model-model baru dari internet. Langkah ini cukup penting agar produk
Anda tidak ketinggalan zaman.
3. Persiapkan
peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan selama proses produksi berlangsung.
Mulai dari mesin jahit, benang, jarum, gunting, dan lain sebagainya.
4. Jalin kerjasama
dengan pemasok kain perca. Bisa saja Anda mendapatkan kain perca dari tukang
jahit di sekitar kota Anda, atau dari toko-toko kain yang memiliki sisa
potongan kain cukup banyak. Bisnis kerajinan kain perca termasuk salah satu
peluang usaha yang bisa dijalankan dengan modal kecil namun menjanjikan untung
yang cukup besar bagi pelakunya. Bahan baku kain perca bisa Anda dapatkan
dengan harga murah meriah dari para penjahit maupun pabrik konveksi yang ada di
sekitar lokasi Anda. Bahkan bila Anda sudah menjalin hubungan baik dengan
pelaku bisnis konveksi, pasokan potongan kain sisa bisa Anda dapatkan secara
cuma-cuma alias gratisan dari rekanan bisnis Anda.
Kendala
yang sering dihadapi para pelaku usaha yaitu tingkat persaingan produk yang
semakin ketat. Saat ini sudah banyak pelaku bisnis yang memproduksi aneka macam
barang daur ulang untuk merebut perhatian konsumen. Selain itu, terkadang bahan
kain perca yang Anda dapatkan tidak semuanya berkualitas bagus. Hal ini membuat
kualitas produk Anda juga akan ikut menurun. Karenanya untuk menghindari resiko
tersebut, sebelumnya lakukanlah penyortiran untuk memisahkan kain perca yang
berkualitas bagus dan yang kurang berkualitas.
Dalam
memasarkan produk kerajinan daur ulang, Anda bisa menitipkan hasil kreasi yang
telah dibuat ke beberapa kios souvenir maupun toko perabot rumah tangga yang
ada di sekitar lokasi bisnis Anda. Dengan strategi pemasaran tersebut, Anda
bisa menggunakan sistem konsinyasi (titip jual) maupun sistem jual putus kepada
partner bisnis Anda.
Selanjutnya
Anda juga bisa memperluas pasar dengan mengikuti berbagai kegiatan pameran
maupun bazar produk UKM yang diadakan pihak pemerintah maupun swasta. Melalui
event seperti pameran dan bazar, Anda bisa mengenalkan produk kerajinan daur
ulang kain perca kepada masyarakat luas, sehingga peluang Anda untuk mendapatkan
pelanggan maupun partner kerja yang cukup potensial semakin terbuka lebar.
Strategi
promosi juga bisa Anda jalankan melalui jaringan internet. Sekarang ini peran
media online bagi pemasaran produk sudah tidak perlu diragukan lagi, jadi Anda
bisa memanfaatkan kondisi tersebut dengan membuat website, blog, facebook,
twitter, atau bergabung dengan forum-forum diskusi via online untuk memperluas
peluang pasar yang Anda miliki.








Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai materi yang menjadi pokok
bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya,
kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada
hubungannya dengan judul makalah ini.
Penulis banyak berharap para pembaca dapat memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca pada umumnya.
Penulis banyak berharap para pembaca dapat memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca pada umumnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar